Jumat, 31 Agustus 2018

Yuk Mengenal Apa Itu Diet Peto dan Vegetarian


Yuk Mengenal Apa Itu Diet Peto dan Vegetarian

Diet keto dan diet vegetarian adalah jenis diet yang sedang naik daun akhir-akhir ini. Diet keto diklaim bisa bikin tubuh lebih efektif membakar lemak, sedangkan diet vegetarian membuat kita mengonsumsi sayur lebih banyak.

Akan tetapi jika tujuannya adalah untuk menurunkan berat badan, sebetulnya jenis diet apa yang lebih efektif?

Sebelum memulai diet, kamu sebaiknya tahu dulu apa arti diet sebenarnya. Mungkin selama ini kamu mengira bahwa diet adalah cara yang dilakukan untuk menurunkan berat badan.

Padahal, diet adalah pengaturan pola makan sesuai dengan kondisi tubuh. Jadi, tak hanya orang yang mau menurunkan berat badan saja yang butuh diet. Semua orang perlu diet alias mengatur pola makannya.

Nah, diet keto sendiri adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Jika menjalani diet ini, maka kamu perlu mengurangi asupan karbohidrat secara drastis dan menggantinya dengan asupan lemak.

Karena tubuh kekurangan karbohidrat, mau tidak mau cadangan lemak akan digunakan sebagai sumber energi. Selama proses metabolisme ini, lemak akan dibakar menjadi keton yang kemudian disimpan di dalam hati. Proses ini disebut dengan ketosis.

Berbeda dengan diet keto, diet vegetarian menekankan pada konsumsi makanan dari sumber nabati. Berdasarkan apa yang kamu makan, diet vegetarian dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yakni:
Ovo-vegetarian: tidak mengonsumsi makanan hewani kecuali telur
Lacto-vegetarian: tidak mengonsumsi makanan hewani selain susu dan produknya
Lacto-ovo vegetarian: tidak mengonsumsi makanan hewani selain telur dan produk susu
Pescetarian: tidak mengonsumsi daging merah dan unggas, tapi mengonsumsi ikan, telur, dan produk susu
Flexitarian: menjalani pola makan vegetarian, tapi sesekali mengonsumsi daging merah, unggas, dan ikan
Vegan: tidak mengonsumsi makanan hewani apa pun tanpa terkecuali
Melalui penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa diet keto menekankan pada kelompok nutrisi yang mesti kamu pilih, sedangkan diet vegetarian justru fokus dengan jenis makanannya.

Kira-kira, mana yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan?

Ilustrasi menimbang berat badanPhotodisc Ilustrasi menimbang berat badan

Dilansir dari laman US News, jenis diet terbaik untuk menurunkan berat badan adalah diet yang rendah asupan karbohidrat.
Dalam daftar diet terbaik yang dimuat pada laman tersebut, Program HMR (Health Management Program) menempati peringkat pertama, diikuti oleh diet Atkins di posisi kedua dan diet keto di posisi ketiga.

Diet keto dan diet vegetarian memang dapat membantu menurunkan berat badan. Akan tetapi, menurut beberapa penelitian yang dirangkum di laman Healthline, diet keto cenderung lebih cepat membakar lemak, memelihara massa otot, dan mengurangi risiko sejumlah penyakit.

Keunggulan diet keto didasari oleh beberapa hal, di antaranya:

asupan kalori menjadi lebih sedikit, karena mengurangi sumber karbohidrat
asupan protein lebih banyak dan membuat rasa kenyang lebih lama
lebih banyak lemak yang dibakar, karena menjadi sumber energi utama
Meski demikian, perlu diingat bahwa diet keto juga bisa menyebabkan masalah kesehatan tertentu, karena metabolisme menjadi tidak seimbang.

Jadi sebelum memutuskan menerapkan diet ini, kamu sebaiknya mengetahui apa saja efek sampingnya dan konsultasikan dulu ke ahli gizi.

Lalu, apakah artinya diet vegetarian tidak efektif?

Cara menjalani diet vegetarian yang salah justru bisa membuat berat badan tak kunjung berkurang.

Tanpa disadari, kamu bisa saja mengonsumsi camilan vegetarian tinggi lemak, makanan vegetarian yang digoreng, atau mendapatkan asupan kalori berlebih dari jenis dressing salad, saus, maupun topping makanan tertentu.

Namun, bukan berarti bahwa diet vegetarian tidak dapat menurunkan berat badan. Asalkan dilakukan dengan benar, diet sarat vitamin dan mineral ini juga dapat mendatangkan keuntungan lain bagi kesehatan.

0 komentar:

Posting Komentar